Rabu, 11 Mei 2011

Kumki


Aku lupa. Apakah aku pernah memperkenalkan Kumki kepada khalayak umum di dunia digital? Sepertinya belum. Kumki adalah kumbang yang aku temukan di Masjid Agung Lampung Barat, Liwa. Aku mendapatkan dia ketika malam dan di tempat itu begitu banyak lampu sorot. Umumnya, hewan nokturnal memang mencari kehangatan, salah satunya panas yang dikeluarkan oleh lampu.

Aku hanya berhasil memeliharanya selama 5 (lima) bulan. Hewan yang paling mudah untuk dipelihara. Makanan favoritnya adalah tebu. Itupun dapat bertahan selama dua hari. Diberi semangka, dia juga suka. Tapi kalau semangka lebih sering mengundang lalat-lalat kecil yang mengganggu pemandangan. Sekalipun tidak ada buah, kita masih bisa memberikan dia larutan gula.

Semoga Kumki bahagia dan saudara-saudara Kumki masih hidup sehingga tidak ada species yang punah.



* Akan kucari nama ilmiah si Kumki. Saya lupa lagi.

5 komentar:

Anonim mengatakan...

Rest In Peace, Kumki.....

Anonim mengatakan...

Oiya, Rest In Peace juga buat Kubo yg dibunuh oleh Kumki....

Gita P Djausal mengatakan...

Terima kasih.

Hiks. Jadi sedih. Kubo ga dibunuh Kumki kok cuma dibikin stress sampe ga mau makan :(

Elfira Arisanti mengatakan...

aku baru liat yang segede gitu . keren

Gita P Djausal mengatakan...

hihihi... iya nih mbak elfira, sayangnya dia sudah tiada :( tapi ada yg lebih besar lagi *sepertinya*