Rabu, 29 April 2009

Rectoverso

aku akan melumat pelan pelan dan perlahan hingga tak lagi berserat dan tanpa perlu lambung sulit memprosesnya.
agar aku dapat menikmati tiap sensasi yang terjadi di setiap alunan nada dan untaian kata dalam buku.

*untuk tetesan air mata pertama pada kisah pertama di dalam Rectoverso.


ditulis pada 28 Oktober 2008 pada 23.12 wib

4 komentar:

dheaditya's mengatakan...

rectoverso

its a wonderful piece of life, actually.

u should listen to the songs too,,
:D

Rudra mengatakan...

pinjam nanti ya

Gita P Djausal mengatakan...

to dhea: already heard it and have it since the day i bought the book... wonderful piece it is.

to abang: bisa diatur bang. sangkain kanjeng udah mo beli.

riavenclaw mengatakan...

inspiring dee, awesome :)