Jumat, 01 Agustus 2008

Hidup adalah Judi

Kalimat itu tersebut ketika terjadi pembicaraan elektronis alias chatting via messenger dengan seseorang yang seringkali memiliki pemikiran yang berbeda. Jika ada yang setuju dengan kalimat di atas, silakan angkat tangan atau angkat bicara.

Hidup adalah Judi. Tampak aneh mendengarnya. Perjudian, seperti sesuatu yang kita tidak tahu apa yang akan terjadi. Harus dilihat lebih lanjut, apakah perjudian dan spekuasi. Secara logika yang terpintas di kepala, klo kita berjudi memang ada beberapa hal bisa dipermainkan. Seperti yang aku lihat di film (benar-benar tak tahu apa lagi yang bisa jadi pertimbangan), pembagi kartu bisa mengendalikan permainan, atau kelicikan suatu grup dalam permainan, atau apapun lah itu yang sehingga dapat memanipulasi permainan. Tuh kan, intinya perjudian masih dapat diatur. Bukan sepenuhnya yang memiliki resiko tinggi.

Spekulasi. Aku lebih suka dengan kata itu. Setiap dari pilihan kita memunculkan suatu pertimbangan. Ia masih menunjukkan keberadaan resiko yang ada. Peluang apa yang mungkin kita dapat. dari penjabaran. akankah kita mengambil pilihan yang beresiko lebih besar? atau apa yang sebaiknya kita pilih?

Bagaimana kalau misalnya gue ternyata hanya memutarbalikkan pernyataan dan melakukan pembenaran atas pemikiran gue sendiri? sepertinya memang memerlukan pendapat orang lain. Ini seperti "hidup adalah pilihan" atau "dewasa adalah pilihan, tua adalah keharusan". mungkin.

Tidak ada komentar: