Rabu, 30 Juli 2008

Kalau saja.

Kalau saja aku yang terpilih, cerita hari-hariku akan berbeda.

Aku memang tidak pernah menjatuhkan pikiranku sepenuhnya pada dirimu. Belum pula diri ini mencinta dirimu. Untungnya. Meringankan bebanku menjalani hari yang terkadang harus kulewati dengan melihat kebersamaanmu dengan dirinya. Sosokmu selalu hadir di sudut mata. Pada waktu sebelum hari ini, aku tahu, tahu bahwa hadirmu dalam hidup ini untuk memberiku impian dan cerita. Memberikanku kesejukkan hidup, menunjukkan kemungkinan cinta yang hadir dalam diri.

Aku masih beruntung (Bukankah kita semua yang masih bernafas harus bersyukur?).

Menyenangkan memang hidup sebagai orang Indonesia yang memegang prinsip, untungnya. apapun yang terjadi pun kita akan selalu mengambil hikmahnya. Walau menaruh hati pada seorang pria, tidak menjadi perempuan pilihannya pun masih harus bersyukur karena akan ada yang lebih baik di waktu mendatang. Kita harus tertawa. Bisa saja itu hanya berupa justifikasi alias pembenaran atas kenyataan yang terjadi.

kalau saja dirinya menjatuhkan pilihan pada diriku, aku sepertinya akan melepaskan pilihan itu untuk orang lain.

Tidak ada komentar: