Sabtu, 12 Juli 2008

daun yang berguguran.

Pohon itu terus tumbuh. Akarnya yang semakin tertarik gravitasi untuk mencari sari-sari makanan. Daunnya yang memasakkan makanan untuk kehidupannya. Batanglah yang kemudian mengantarkan semua ke seluruh bagian dari pohon. Satu dan yang lain saling berhubungan, penuh dengan simbiosis.

Kalau saja hidup ini kita andaikan seperti kehidupan sebatang pohon. Beberapa hari yang lalu, daun di pohonku gugur semua. Kesedihan terasa begitu kuat hingga menggugurkannya. kita tidak pernah menyangka apa yang akan menghampiri kita. Hujan deras, panas terik, atau badai topan.

Aku kehilangan daunku. Badai menerpaku. Aku kehilangan salah satu teman terbaikku. Dia meninggal. Atas nama persahabatan, kugugurkan daunku.

Kisah tentangnya tersimpan di batang, yang tampak dalam guratan tahun dimana kita menghabiskan waktu bersama. Doaku untukmu. Sampai berjumpa lagi sahabat.

Tidak ada komentar: