Kamis, 25 September 2008

LASKAR PELANGI - Nidji

Mimpi adalah kunci
untuk kita menaklukkan dunia
berlarilah
tanpa lelah sampai engkau
meraihnya

laskar pelangi
takkan terikat waktu
bebaskan mimpimu di angkasa
warnai bintang di jiwa

menarilah dan terus tertawa
walau dunia tak seindah surga
bersyukurlah pada yang kuasa
cinta kita di dunia

selamanya…

cinta kepada hidup
memberikan senyuman abadi
walau hidup kadang tak adil
tapi cinta lengkapi kita

laskar pelangi
takkan terikat waktu
jangan berhenti mewarnai
jutaan mimpi di bumi

menarilah dan terus tertawa
walau dunia tak seindah surga
bersyukurlah pada yang kuasa
cinta kita di dunia

selamanya

Rabu, 24 September 2008

Buat Kamu:

1. Jadilah dirimu sendiri.
2. Katakanlah sesuatu.
3. Ekspresikanlah.
4. Hibur Aku.
5. Tersenyum.
6. Bahagiakan hariku.
7. Jadikan aku bagian dari hidupmu.
8. Jangan biarkan aku melangkah sendiri.
9. Lakukan apa yang kamu suka.

10. Pergi jauh dan tinggalkan aku selamanya.

Selasa, 23 September 2008

the unspoken word

kamu: aku pergi ya.
jangan. di sini aja. temani aku sebentar

aku: ga ada yang mau diomongin ke aku?
kamu: ga ada.
kenapa? aku kan jahat beberapa hari ini.

aku: kamu ada acara?
kamu: ya. makan bersama.
baiklah. lalu, kenapa tidak dari siang tadi kamu kasih tau kalau ada acara buka bareng. kenapa aku tidak kamu ajak?

aku: aku pergi.
kenapa kamu terdiam saja? kenapa tidak terlintas di kepalamu untuk bilang, 'kamu mau kemana sih? nanti aja. tunggu sebentar. nanti aku anterin. buru-buru amat' atau memang aku yang ingin menjadi putri kerajaan?

aku: kenapa ga dari awal tanya keberadaan aku?
malah pusing dengan kehabisan stok majalah. tapi kamu diam saja. kenapa tidak marahi saja aku, bilang 'kamu juga dari awal kasih tau yang bener dong'.

kamu: (diam saja)
kenapa tidak kamu tanyakan tentang ujianku. kenapa kamu tidak tanyakan tentang hal apa yang aku ketik. kenapa kamu berada begitu jauh ketika aku diam di sini

aku: (diam)
aku adalah orang yang paling menyebalkan.

Bunuh Saja Aku

bunuh saja aku.

Hatiku terus memberontak. Pikiranku berputar. Perasaan ini naik turun. Sadarkah kau jika aku benar-benar membutuhkan adamu di sisiku?

Aku ingin tenang sesaat untuk berpikir. aku membutuhkan bahumu untukku mengistirahatkan kepalaku. Adamu untuk menenangkan jiwaku. Tetaplah di sini, jangan pergi dulu.

Teriaki saja diriku. Aku sudah bosan berteriak di dalam kepala sampai selalu berkata buruk pada dirimu. Bunuh saja aku kalau mungkin. Aku serasa membenci diriku sendiri.

Aku harus terus maju ke depan. Kalau kau pergi saat kubutuh. Haruskah aku meninggalkanmu selamanya atau biarlah kutunggu sesaat?

Dengarkanlah bisikanku tiap saat yang memanggilmu yang memohon kehadiranmu. Mungkin kita harus hidup dalam dunia bisu agar tak ada kata lagi yang dapat menyakiti.

Senin, 22 September 2008

Artikulasi

Apakah semua harus terartikulasi secara jelas? Jika semua begitu jelas, lalu, apa yang akan diberikan oleh kehidupan? keajaiban bukan lagi suatu yang mengejutkan jika semua sudah mengetahuinya.

Tidak ada lagi gadis kecil merengek pada mamanya meminta dibelikan sebuah boneka artifisial. Tanpa berkata pun sang gadis akan mendapatkan lebih dari sekedar boneka. Maka nanti, hidup akan terlalu hambar untuk dijalani. Tidak ada lagi misteri-misteri kecil yang muncul tiba-tiba atau bahkan perlahan ingin terkuak.

Mulut yang berbicara. Hati ini merasakan. Kita berkomunikasi dengan kata-kata yang terucap yang terkadang melupakan hati yang perasa.