Rabu, 10 Desember 2008

Semua Ada Alasannya

Bodoh.

Kadang kita sulit untuk menerima sesuatu. Kenyataan sering kali menjadi hal yang kita hindari dengan tameng imajinasi. Lucu. Dikarenakan imajinasi inilah diri ini menjadi tenggelam lebih dalam imajinasi yang tak pernah juga mendekati kenyataan.

Hal yang terjadi saat ini mungkin belum cukup menguatkan diri kita untuk menghadapi kenyataan. Sehingga, kita pun terus menerus membangun benteng pertahanan yang kian kokoh. Padahal, hanya satu yang dapat merobohkan itu, mata hati.

Ternyata, kita telah membutakan mata hati kita. Demi apa? Hanya untuk kepuasan imajinasi? Bodoh. Ini seperti ketika kita tidak ingin hati kita merasa disakiti. Layaknya ketika putus cinta. Terpintas bahwa yang (dulu) terkasih akan kembali dan memohon maaf atas segala kesalahan yang pernah diperbuat olehnya. Dengan besar hati, kita pun akan memaafkannya dan menerimanya dengan senyuman yang luar biasa.

Nyatanya, kita memutuskan untuk berpisah atas dasar pelanggaran kesepakatan prinsipil yang tidak tergugah. Lagi-lagi, bodoh. Ingin tertawa rasanya. Semua itu ada alasannya. Mengapa hal-hal tertentu terjadi pada diri kita. Mengapa diri ini sempat melirik atas keberadaan seseorang ketika dia tidak pernah melakukan apapun. Terbukalah mata hati ini. Adanya dalam kisah hidup ini adalah untuk menekankan dan mengingatkan pada diri bahwa aku harus selalu lebih baik.

Rabu, 26 November 2008

Jatuh Cinta karena Twilight

Beberapa hari yang lalu, aku menarik sebuah buku yang tergeletak di kamar. Judulnya Twilight, karya Stephenie Meyer. Membaca karyanya membuat aku jatuh cinta lagi pada imajinasi. Imajinasi yang terbentuk karena interaksi yang pernah terjadi dengan seseorang.

Kalau diperjelas, interaksi dengannya tak pernah nyata. Mengapa perasaan akan dirinya begitu nyata? Seperti orang bodoh yang tertipu daya oleh daya tarik majis yang tak beralasan. Rasanya ingin menertawai diri.

Pertanyaan di dalam kepala pun selalu hadir. Apa yang dia rasakan? Akankah dia merasakan nyatanya rasa ini? Kalau memang iya, apa yang akan dia lakukan?

Lalu, sesungguhnya apa yang harus kulakukan tentang ini. Terdiam dan terpaku. Cukup menjadikannya cerita maya yang kekal dalam imajinasi. Mungkin itu lebih baik.

bermimpi

aku tenggelam dalam pikiran
terhanyut oleh perasaan

kebimbangan dan keraguan kian muncul

aku merasa seperti orang terbodoh di dunia

akankah kesadaran menjadi nyata?
jawabankah yang aku tunggu
atau sekedar kunci untuk membuka pintu yang lain?

aku mengantuk.
aku ingin tertidur.
dan hidup di dalam mimpi.

Minggu, 26 Oktober 2008

Apakah?

Apakah ketika dirimu dicintai begitu banyak orang sampai kesulitan merasakan yang mana?

Dimana hati mu ketika ingin berbicara?
Tidakkah pernah kau dengar bisikkannya?

Tak habis pikir penyebab semua tindakan itu. Terbersitkah adanya orang lain di dalam pikiranmu?

Kamis, 09 Oktober 2008

Sempurna - Andra & The Backbone

Kau begitu sempurna, di mataku kau begitu indah
kau membuat diriku, akan selalu memujamu

di setiap langkahku, ku kan selalu memikirkan dirimu
tak bisa ku bayangkan, hidupku tanpa cintamu

* janganlah kau tinggalkan diriku
takkan mampu menghadapi semua
hanya bersamamu ku akan bisa

reff:
kau adalah darahku
kau adalah jantungku
kau adalah hidupku
lengkapi diriku
oh sayangku kau begitu
sempurna, sempurna

kau genggam tanganku, saat diriku lemah dan terjatuh
kau bisikkan kata, dan hapus semua sesalku


gue merasa harus memasukkan lirik lagu ini karena waktu teman-teman gue (bukan cuma 1 orang kok) merayakan ulang tahun mereka gue menyanyikan lagu ini. Ini semua hanya karena gue ga bisa ditantangin.

Rabu, 08 Oktober 2008

Mimpi

Aku baru saja bermimpi dan aku terbangun karenanya di pagi ini. Kehadirannya dalam mimpiku memunculkan keanehan. Mengapa sosoknya yang hadir? Sosok yang tidak ingin kusebutkan identitasnya bahkan aku juga tidak melihat adanya kepentingan untuk memberinya alias. Sepertinya aku terlalu jahat. Sosok itu adalah tokoh utama laki-laki dalam mimpiku, dan tentu saja aku adalah sang tokoh utama perempuan. Beberapa pemain lainnya memang diharuskan hadir untuk melengkapi cerita walau penokohan tidaklah penting. Aku lupa, hal yang sering terjadi ketika kita terbangun dari mimpi.

Hal yang membuat ini aneh adalah mengapa dia. Aku belum pernah mengalami pembicaraan yang benar nyata dengan dia. Keinginan berinteraksi dengan dia pun belumlah pernah muncul. Jawaban atas apakah kehadirannya dalam mimpiku? Seingatku, aku tidak mengirimkan pertanyaan-pertanyaan kepada siapapun. Mungkin mimpi itu hanya buah tidur semata agar sebangunnya aku dari tidur aku memiliki perasaan yang berbeda. Sebagian orang memang melihat mimpi sebagai suatu representasi dari kenyataan.

Tetap saja. Mengapa dia?

Minggu, 05 Oktober 2008

Hemat yang Berbohong


Siapa sih yang tidak tergiur dengan tulisan "SALE"? Pastinya banyak, apalagi untuk orang-orang yg tidak sensitif terhadap harga. Apa arti lembaran uang? Banyak perusahaan pun berusaha merangkul konsumennya sebanyak-banyaknya. Kita kadang suka lupa kalau kita dibodohi oleh permainan psikologis.

Intinya, dia bilang " Anda Hemat 25,800 " . Sejatinya, kita tetap mengeluarkan uang 4 kali lipat dari angka tersebut. Haruslah kita sadari, jika kita mau berhemat, jangan beli apapun. Hehehe.

Kamis, 25 September 2008

LASKAR PELANGI - Nidji

Mimpi adalah kunci
untuk kita menaklukkan dunia
berlarilah
tanpa lelah sampai engkau
meraihnya

laskar pelangi
takkan terikat waktu
bebaskan mimpimu di angkasa
warnai bintang di jiwa

menarilah dan terus tertawa
walau dunia tak seindah surga
bersyukurlah pada yang kuasa
cinta kita di dunia

selamanya…

cinta kepada hidup
memberikan senyuman abadi
walau hidup kadang tak adil
tapi cinta lengkapi kita

laskar pelangi
takkan terikat waktu
jangan berhenti mewarnai
jutaan mimpi di bumi

menarilah dan terus tertawa
walau dunia tak seindah surga
bersyukurlah pada yang kuasa
cinta kita di dunia

selamanya

Rabu, 24 September 2008

Buat Kamu:

1. Jadilah dirimu sendiri.
2. Katakanlah sesuatu.
3. Ekspresikanlah.
4. Hibur Aku.
5. Tersenyum.
6. Bahagiakan hariku.
7. Jadikan aku bagian dari hidupmu.
8. Jangan biarkan aku melangkah sendiri.
9. Lakukan apa yang kamu suka.

10. Pergi jauh dan tinggalkan aku selamanya.

Selasa, 23 September 2008

the unspoken word

kamu: aku pergi ya.
jangan. di sini aja. temani aku sebentar

aku: ga ada yang mau diomongin ke aku?
kamu: ga ada.
kenapa? aku kan jahat beberapa hari ini.

aku: kamu ada acara?
kamu: ya. makan bersama.
baiklah. lalu, kenapa tidak dari siang tadi kamu kasih tau kalau ada acara buka bareng. kenapa aku tidak kamu ajak?

aku: aku pergi.
kenapa kamu terdiam saja? kenapa tidak terlintas di kepalamu untuk bilang, 'kamu mau kemana sih? nanti aja. tunggu sebentar. nanti aku anterin. buru-buru amat' atau memang aku yang ingin menjadi putri kerajaan?

aku: kenapa ga dari awal tanya keberadaan aku?
malah pusing dengan kehabisan stok majalah. tapi kamu diam saja. kenapa tidak marahi saja aku, bilang 'kamu juga dari awal kasih tau yang bener dong'.

kamu: (diam saja)
kenapa tidak kamu tanyakan tentang ujianku. kenapa kamu tidak tanyakan tentang hal apa yang aku ketik. kenapa kamu berada begitu jauh ketika aku diam di sini

aku: (diam)
aku adalah orang yang paling menyebalkan.

Bunuh Saja Aku

bunuh saja aku.

Hatiku terus memberontak. Pikiranku berputar. Perasaan ini naik turun. Sadarkah kau jika aku benar-benar membutuhkan adamu di sisiku?

Aku ingin tenang sesaat untuk berpikir. aku membutuhkan bahumu untukku mengistirahatkan kepalaku. Adamu untuk menenangkan jiwaku. Tetaplah di sini, jangan pergi dulu.

Teriaki saja diriku. Aku sudah bosan berteriak di dalam kepala sampai selalu berkata buruk pada dirimu. Bunuh saja aku kalau mungkin. Aku serasa membenci diriku sendiri.

Aku harus terus maju ke depan. Kalau kau pergi saat kubutuh. Haruskah aku meninggalkanmu selamanya atau biarlah kutunggu sesaat?

Dengarkanlah bisikanku tiap saat yang memanggilmu yang memohon kehadiranmu. Mungkin kita harus hidup dalam dunia bisu agar tak ada kata lagi yang dapat menyakiti.

Senin, 22 September 2008

Artikulasi

Apakah semua harus terartikulasi secara jelas? Jika semua begitu jelas, lalu, apa yang akan diberikan oleh kehidupan? keajaiban bukan lagi suatu yang mengejutkan jika semua sudah mengetahuinya.

Tidak ada lagi gadis kecil merengek pada mamanya meminta dibelikan sebuah boneka artifisial. Tanpa berkata pun sang gadis akan mendapatkan lebih dari sekedar boneka. Maka nanti, hidup akan terlalu hambar untuk dijalani. Tidak ada lagi misteri-misteri kecil yang muncul tiba-tiba atau bahkan perlahan ingin terkuak.

Mulut yang berbicara. Hati ini merasakan. Kita berkomunikasi dengan kata-kata yang terucap yang terkadang melupakan hati yang perasa.

Selasa, 12 Agustus 2008

aku adalah seorang pecundang.

Aku bersalah.

Entah apa yang merasuki diriku.
Aku bersalah atas apa yang aku mulai dan tidak aku laksanakan prosesnya.
aku merasa seperti melukai orang yang ku sayang dan teman yang ku pedulikan.

aku melukai mereka. ingin menangis rasanya.

maafkan.
aku tak dapat berkata lagi.

ini memang salahku.

Selasa, 05 Agustus 2008

I Will be Blessed

-Lisa Ekdahl

If the sun
Refused to shine
Down on me
Till the end of time
As long as I have your caress
Your tenderness
I will be blessed

If the stars
Refused their light
Just for me
They stayed out of sight
If you say you love me best
I won't care less
I will be blessed

If the wind won't blow your name
Until I'm still
I will
If it's whispered from above
the highest hill
I will

If the moon
Up in the sky
Turned its face
From my lonely eye
I could never be distressed
Or love you less
I will be blessed

Ultra Milk

Salah satu minuman favorit saya adalah susu Ultra Milk Ultrajaya yang kotaknya biru. Yang mau dikomentarin bukan rasanya atau kemasannya atau cerita sukses di balik perusahaannya (Indonesia seringkali langka akan cerita sukses atau gagal perusahaan secara gamblang. Padahal cerita-cerita itu mungkin saja dapat memunculkan mimpi pada generasi muda untuk dicapai). Iklannya.

Untuk yang sering nonton TV Nusantara, mungkin udah pernah lihat. ADa yang memperhatikan tapi ada juga yang cuek saja. LAgunya menenangkan untuk didengar. Perhatikan secara detil ga? itu seperti iklan tentang kisah seorang ibu tunggal yang mengasuh anaknya dengan penuh. Kemanapun anaknya melangkah, atau beraktivitas, dan bahkan di rumah sekalipun, sang anak hanya berdua dengan sang ibu.

Jadi bingung. Apakah ini tentang susu Ulta atau tentang ibu yang sendirian mengasuh anaknya?

Hal itu mungkin seharusnya biasa saja, mungkin aku yang belum terbiasa dengan potret keluarga seperti itu.

Senin, 04 Agustus 2008

i miss something...

Kadang aku tidak berlaku adil. Memberi judul dalam bahasa inggris tapi menjabarkan dalam bahasa indonesia. Tidak adil bagi teman-teman yang membaca bahkan tidak adil bagi bahasa indonesia sendiri. Terdengar seperti idealis sejati ya? Padahal ini adalah penipuan.

Sebetulnya apa yang aku rindukan? Perlu ditekankan bahwa aku merindukan sesuatu, bukan merindukan seseorang karena kalau berbicara tentang orang, banyak orang yang aku rindukan. Aku rindu untuk menghabiskan waktu membaca. Membaca apa saja yang dapat membantu otak ini terus berputar dan semakin berkerut.

Biasanya aku selalu ingin membaca. Selalu ingin mengetahui judul yang terbaru atau penulis yang mempunyai susunan kata-kata yang menarik. Berita di koran, judul-judul yang muncul di majalah atau bahkan sekedar imajinasi yang muncul akibat menonton film layar lebar.

Aku juga merindukan perbincangan yang muncul ketika salah satu dari kita memiliki pemikiran dan berdiskusi tentangnya. Pikiran-pikiran yang kadang tidak akan muncul ketika kita duduk sendiri. Kebersamaan dengan teman tersayang memang memberi arti lebih dalam kehidupan. Mereka yang tanpa sadar membuka pikiran kita untuk terus terbang tinggi tapi juga menarik kita ketika kehilangan kendali.

Aku rindu untuk menjadikan diriku semakin aku.

Sabtu, 02 Agustus 2008

the beauty of lampung.

Siapa yang ga cinta sama daerahnya sendiri? Ayo! Mengakulah. Karena kalian adalah orang-orang yang merugi. Terdengar seperti sabda ya? Jangan terlalu serius, santai saja.

Kalau di Lampung -harap maklum karena saya tinggal di Lampung- bisa dibilang semua kenal semua. Hiperbolik memang tapi itu penggambaran yang paling dekat. Sebagai ilustrasi, waktu itu pernah ada gubernur terpilih di Lampung, sayangnya dia tidak dilantik sebagai pemimpin provinsi ini karena satu dan lain hal. Ada yang bilang kalau terpilihnya dia sebagai gubernur memang tidak pernah diinginkan oleh pemerintah pusat. Saya lupa-lupa-ingat kalau tidak salah dia digagalkan karena ada pendanaan gelap dalam kampanyenya.

Ada yang lucu sekali menurut saya. waktu itu dia terpilih sekitar tahun 2003. Tahun ini akan dilaksanakan Pilkada 2008 untuk memilih pemimpin daerah. Ketika awal pilkada dikumandangkan, tiba-tiba muncul pernyataan "Mengajukan untuk (kalau ga salah) penunjukkan langsung -nama gubernur terpilih yg tidak dilantik- sebagai gubernur untuk periode selanjutnya." Hal apa yang mungkin muncul di pikiran saudara sekalian? Wajarkah dia meminta hak untuk menjadi guebernur yang sesungguhnya periodenya atau waktunya telah habis?

Itu adalah salah satu pernyataan dan sikap yang ceroboh karena itu menunjukkan pembelajaran politik yang salah kepada masyarakat. Mengecewakan. Ini menjadi cerminan sikap politik di Lampung. Pihak yang tersingkir tidak bisa berbesar hati menerima keadaannya walaupun telah melewati waktu lima tahun. Adanya rasa tidak menghargai masyarakat Lampung akan haknya untuk kembali memilih di Pilkada Lampung 2008.

Ada lagi kejadian yang menurut saya harus dipertimbangkan oleh para calon pemimpin daerah nanti. Ada suatu acara yang berbicara tentang lingkungan. Acara tersebut diadakan oleh salah satu LSM yang juga (pastinya) bergerak di bidang lingkungan. Acara tersebut mengundang salah satu perwakilan dari negara. Bodohnya, kepala dinas salah satu instansi menolak untuk hadir hanya karena cemburu atas LSM tadi yang banyak mendapat kucuran dana. BODOH. Padahal jika suatu daerah menerima tamu kenegaraan, harusnya ada penerimaan secara negara/protokoler atau apapun itulah namanya. Jadi, tolonglah jangan terlalu bodoh. Melupakan penghargaan antarnegara hanya karena uang.

Dengan segala konflik yang ada di Lampung. Itulah yang membuatnya menjadi indah dan selalu tergerak untuk mencari tahu apa yang terjadi dan apa yang terjadi di belakangnya. Bumbu-bumbu cerita terhadap perspektif hidup.

Rem

Orang-orang yang membawa kendaraan bermotor seringkali terlupa bahwa kendaraannya memiliki REM. Menyebalkan. Hal yang mereka ingat hanyalah klakson dan gas.

sebuah potret ketidaksabaran manusia indonesia? atau tentang saling tidak menghargainya sesama manusia, bahwa semua orang juga mempunyai hak untuk menggunakan jalan umum seperti halnya diri.

Yah. Mungkin kurang lebih seperti itu.

Jumat, 01 Agustus 2008

Hidup adalah Judi

Kalimat itu tersebut ketika terjadi pembicaraan elektronis alias chatting via messenger dengan seseorang yang seringkali memiliki pemikiran yang berbeda. Jika ada yang setuju dengan kalimat di atas, silakan angkat tangan atau angkat bicara.

Hidup adalah Judi. Tampak aneh mendengarnya. Perjudian, seperti sesuatu yang kita tidak tahu apa yang akan terjadi. Harus dilihat lebih lanjut, apakah perjudian dan spekuasi. Secara logika yang terpintas di kepala, klo kita berjudi memang ada beberapa hal bisa dipermainkan. Seperti yang aku lihat di film (benar-benar tak tahu apa lagi yang bisa jadi pertimbangan), pembagi kartu bisa mengendalikan permainan, atau kelicikan suatu grup dalam permainan, atau apapun lah itu yang sehingga dapat memanipulasi permainan. Tuh kan, intinya perjudian masih dapat diatur. Bukan sepenuhnya yang memiliki resiko tinggi.

Spekulasi. Aku lebih suka dengan kata itu. Setiap dari pilihan kita memunculkan suatu pertimbangan. Ia masih menunjukkan keberadaan resiko yang ada. Peluang apa yang mungkin kita dapat. dari penjabaran. akankah kita mengambil pilihan yang beresiko lebih besar? atau apa yang sebaiknya kita pilih?

Bagaimana kalau misalnya gue ternyata hanya memutarbalikkan pernyataan dan melakukan pembenaran atas pemikiran gue sendiri? sepertinya memang memerlukan pendapat orang lain. Ini seperti "hidup adalah pilihan" atau "dewasa adalah pilihan, tua adalah keharusan". mungkin.

Rabu, 30 Juli 2008

Kalau saja.

Kalau saja aku yang terpilih, cerita hari-hariku akan berbeda.

Aku memang tidak pernah menjatuhkan pikiranku sepenuhnya pada dirimu. Belum pula diri ini mencinta dirimu. Untungnya. Meringankan bebanku menjalani hari yang terkadang harus kulewati dengan melihat kebersamaanmu dengan dirinya. Sosokmu selalu hadir di sudut mata. Pada waktu sebelum hari ini, aku tahu, tahu bahwa hadirmu dalam hidup ini untuk memberiku impian dan cerita. Memberikanku kesejukkan hidup, menunjukkan kemungkinan cinta yang hadir dalam diri.

Aku masih beruntung (Bukankah kita semua yang masih bernafas harus bersyukur?).

Menyenangkan memang hidup sebagai orang Indonesia yang memegang prinsip, untungnya. apapun yang terjadi pun kita akan selalu mengambil hikmahnya. Walau menaruh hati pada seorang pria, tidak menjadi perempuan pilihannya pun masih harus bersyukur karena akan ada yang lebih baik di waktu mendatang. Kita harus tertawa. Bisa saja itu hanya berupa justifikasi alias pembenaran atas kenyataan yang terjadi.

kalau saja dirinya menjatuhkan pilihan pada diriku, aku sepertinya akan melepaskan pilihan itu untuk orang lain.

Sabtu, 12 Juli 2008

daun yang berguguran.

Pohon itu terus tumbuh. Akarnya yang semakin tertarik gravitasi untuk mencari sari-sari makanan. Daunnya yang memasakkan makanan untuk kehidupannya. Batanglah yang kemudian mengantarkan semua ke seluruh bagian dari pohon. Satu dan yang lain saling berhubungan, penuh dengan simbiosis.

Kalau saja hidup ini kita andaikan seperti kehidupan sebatang pohon. Beberapa hari yang lalu, daun di pohonku gugur semua. Kesedihan terasa begitu kuat hingga menggugurkannya. kita tidak pernah menyangka apa yang akan menghampiri kita. Hujan deras, panas terik, atau badai topan.

Aku kehilangan daunku. Badai menerpaku. Aku kehilangan salah satu teman terbaikku. Dia meninggal. Atas nama persahabatan, kugugurkan daunku.

Kisah tentangnya tersimpan di batang, yang tampak dalam guratan tahun dimana kita menghabiskan waktu bersama. Doaku untukmu. Sampai berjumpa lagi sahabat.

Kamis, 03 Juli 2008

ku lukai diriku dengan rasa

yang nyata sering kita anggap kesungguhannya akan kenyataan ketika itu benar memiliki fisik. siapa yang bisa menjelaskan tentang keberadaan si "enak" kalu keberadaannya barulah nyata ketika disandingkan dengan makanan.

aku tenggelam di dalam pikiran yang bergemuruh akan amarah. seperti tiba-tiba berada di tengah laut yang biru. sesak. belum juga terlihat sosok daratan yang terdekat. panik tapi tetap harus berjuang demi hari esok. karena harapan hanya akan mati ketika kita tidak lagi berpikir dan mati.

Senin, 23 Juni 2008

my heart beating so fast.

don't know why.

will i live for tomorrow.

or i should die for today in sorrow.

Jumat, 20 Juni 2008

when life is so beautiful

Hmmm...

Seperti Film "Life is Beautiful", siapa sih yang ga mau klo orang di sekitar lo seperti itu. apapun yang terjadi pasti lo akan dibuat bahagia.

lucu banget.

kalau gue pergi ke kampus, selalu aja buru-buru. mau bangun jam berapapun. tidak ada pengaruhnya terhadap waktu kedatangan gue di kampus.

tahu ga sih. ternyata kalau kita jalan kaki. hidup akan terasa lebih indah kalau lo mengangkat kepala dan melihat birunya langit.

isn't it beautiful?

Rabu, 28 Mei 2008

Here, There, and Everywhere

To lead a better life, I need my love to be here.
Here, making each day of the year,
Changing my life with a wave of her hand.
Nobody can deny that there's something there.
There, running my hands through her hair,
Both of us thinking how good it can be.
Someone is speaking but she doesn't know he's there.
I want her ev'rywhere, and if she's beside me I know I need never care,
But to love her is to meet her ev'rywhere,
Knowing that love is to share,
Each one believing that love never dies,
Watching her eyes and hoping I'm always there.
To be there and ev'rywhere,
Here, there and ev'rywhere.

-masukkin ini gara-gara nonton Iga Mawarni bawain lagu ini di Qtv-Java JAzz Festival-

Rabu, 07 Mei 2008

Will I...

Nothing to be scare
I just don't wanna hurt someone

or it will make myself hurt?

is it true love will say in time?

should i just wait or do something?

will i get it true?

Kamis, 10 April 2008

Love Love Love

When will i get to fall in love again?


Tatapan mata seseorang yang sedang merasakan cinta selalu saja menggetarkan hati.

Menunjukkan pada dunia bahwa keindahan dalam hidup itu adalah nyata.

Senin, 07 April 2008

Gagal Ngeceng

Kalau mau dibilang patah hati, kayaknya ga tepat juga deh. soalnya hatinya juga belum menyatu. Kalau mau mengaku ga kepikiran sama sekali juga ga bener. Yang pasti sih jadi patah semangat. Tiba-tiba tanpa disadari, sikap dari diri sendiri ke pria ini juga jadi berbeda. Awalnya, pengen ngerasain jatuh cinta, walaupun untuk mengangkatnya menjadi seorang kecengan pun terpatah sebelum ada langkah nyata mengekalkan keberadaannya dalam hari. Intinya sih, GAGAL NGECENG!

Kekuatan cinta itu tidak boleh dihalangi. Itu kata temen gue yang bijak tapi bohong. Untuk kondisi ini mungkin gue nyerah duluan. Ada kekuatan cinta yang lebih besar terpancar dari sisi yang lain. Kemudian, gue baru sadar kalau kekuatan cinta itu cuma terkalahkan oleh kekuatan cinta yang lain.

Contohnya nih, kita cinta banget sama mobil hitam yang nangkring di garasi. Rasa cinta ini pasti luluh ketika kita mewujudkan cinta kita kepada Tuhan. Sama halnya dengan kakak yang suka banget makan coklat, ketika tiba-tiba adiknya tanpa sengaja memakan coklat yang tersimpan rapi di kulkas, si kakak marah

Pengen banget dapet kecengan baru. Biar ke kampus semangat. Biar kalau malem ada yg di sms dengan langkah-langkah yang begitu rapi. Apalah daya, namanya juga gagal ngeceng.

Bedanya dengan orang yang kita sudah terbiasa dan orang yang baru akan kita biasakan itu adalah ketika kita memulai pembicaraan hari itu. Untuk orang yang sudah terbiasa, kita sudah tahu apa yang terjadi pada dirinya di hari lalu, yang kita belum tahu adalah hari ini, esok, dan nanti. Kita juga sudah mempunyai bayangan, seperti apa nanti dia akan menjalani harinya, setidaknya.


Dengan orang yang baru mau kita kenal, pikiran kita begitu menumpuk. Keingintahuan tentang pribadinya, lingkungan sekitar dirinya, orang-orang tersayang-nya, atau bahkan pendiriannya. Apalagi kita juga belum tahu tindakan atau perkataan apa yang bisa saja melukai dirinya atau menyenangkan hatinya.

Dulu, selalu sukses ngeceng. Setiap ada barang bagus yang lewat, pasti kudu dikeceng. Entah. Apa karena sekarang pemandangan lebih kusam atau persepsi gue untuk ngeceng yang berubah? Atau justru ternyata cuma gara-gara emang belum jodoh aja kali. Menyedihkan.

Ada pelajaran berharga nih gara-gara gagal ngeceng yang kali ini. KALAU MAU SUKSES NGECENG, PASTIKAN KECENGAN DARI KECENGAN LO GA ADA DI SEKITAR LO. NTAR BIKIN ILFEEL.

hehehehehe